hujan
mendung
lampu
hiruk pikuk
dan ketenangan pada dunia yang cepat pulang dimalam hari
merebah pada pembaringan selepas memerah keringat
bukankah satu tempat yang asik bagi para melankolika klasik
tempat dimana sosial dan ketenangan alam dalam riuh begitu sendu
apalagi yang dapat bicara semanis puisi selain ritme hidup dan alam yang bersuara redup dan berwarna teduh?
kota hujan
hujan yang selalu punya rekam memori bagi setiap orang yang peenah melangkah dibawahnya
peluklah aku dan tidurlah dalam lengaku yang kotor dalam dingin hujan yang menusuk
hingga pagi kita bersandar bersama oada mentari yang hangat dipelaminan yang tak semewah surga tapi kuyakin akan jadi satu momentum untuk menuju surga kita
bogor, ciawi 30 januari 2017,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar